Banyak keutamaan yang dijanjikan Rasulullah saat kita beribadah di Masjid Nabawi, Madinah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih baik 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Haram” (HR Bukhari dan Muslim).

Selain keutamaan shalat di Masjid Nabawi, ada keistimewaan lainnya di dalam masjidnya Nabi Muhammad ini, salah satunya adalah Taman Raudhah. Rasulullah pun pernah bersabda ada salah satu taman surga di Masjid Nabawi:

“Diantara rumahku dan mimbarku adalah Raudhah (yaitu) taman dari surga” (HR Bukhari dan Muslim).

Makna hadis ini menjelaskan bahwa tempat yang bernama Raudhah ini memiliki kemuliaan dan keutamaan. Siapapun yang shalat, berdoa dan beribadah lainnya di Raudhah yang terletak antara mimbar dan rumah (kini menjadi makam) Rasulullah, seakan-akan ia beribadah di taman-taman surga. Banyak peziarah, termasuk jemaah dari Dream Tour yang meyakini, berdoa di tempat ini akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Begitu mulianya area yang bernama Raudhah ini, membuat para peziarah rela berjubel atau berdesak-desakan di Raudhah demi mengejar doa yang mustajab. Area yang disebutkan hadis Rasulullah ini sebenarnya tidak terlalu luas. Luasnya yang hanya 144 meter persegi tak sebanding dengan jutaan jamaah yang berebut ingin masuk ke sana. Area Raudhah ditandai tiang-tiang putih dengan ornament kaligrafi serta karpet yang berbeda dan khas dibandingkan area lainnya di dalam Masjid Nabawi.

Sayangnya, makna kemuliaan Raudhah ditanggapi berlebihan dari para peziarah atau jemaah yang terkadang justru menjurus musyrik. Diantaranya, beberapa jemaah terkadang melap atau mengusap-usap berlebihan di area Raudhah seperti di makam Rasulullah dan mimbar Rasulullah. Selain itu, ada kesalahan lainnya yang ditemukan di Raudhah, yakni banyaknya jemaah pria dan wanita bercampur baur di tempat ini. Untuk mencegah terjadinya campur baur antar jemaah yang berbeda jenis, pengurus masjid telah mengatur waktu beribadah di Raudhah. Jemaah wanita dianjurkan datang ke Raudhah saat waktu Dhuha (waktu antara fajar hingga Dhuhur) dan usai waktu shalat Dhuhur.

Bagi anda yang berkesempatan berkunjung ke Raudhah, silahkan beribadah, berdoa dan berzikir sebanyak-banyaknya di taman surga ini. Namun yang harus diingat, jemaah juga harus mentaati aturan di tempat ini.